06 Okt 2026 · 3 Menit Baca
Bagian-Bagian Kitchen Set dan Fungsinya yang Wajib Kamu Tahu
Kenali tiap bagian kitchen set dan fungsinya sebelum mulai merancang dapur impianmu.
Sebelum pesan atau merancang kitchen set, ada satu hal yang sering dilewatkan: memahami apa saja bagian-bagiannya dan masing-masing fungsinya. Tanpa ini, kamu bisa salah prioritas — atau malah keluar budget lebih karena perlu revisi di tengah jalan.
Berikut ini adalah breakdown lengkap bagian utama kitchen set yang perlu kamu pahami sebelum konsultasi dengan pembuat atau tukang.
1. Kabinet Bawah (Base Cabinet)
Kabinet bawah adalah tulang punggung kitchen set — tempat menyimpan peralatan masak berukuran besar seperti panci, wajan, dan tabung gas. Tinggi standarnya sekitar 85–92 cm agar pas dengan postur rata-rata orang Indonesia dan tidak bikin punggung cepat pegal.
Di dalamnya biasanya tersedia kombinasi rak ambalan, laci sendok, dan ruang kosong untuk oven atau tabung gas. Lebar modul bisa bervariasi mulai 30 cm hingga 80 cm tergantung fungsi yang dibutuhkan.
2. Kabinet Atas (Wall Cabinet)
Kabinet atas dipasang menempel di dinding, di atas area kerja. Fungsinya untuk menyimpan peralatan ringan seperti piring, gelas, bumbu kering, dan bahan makanan yang jarang dipakai.
Kedalaman idealnya 30–40 cm, dengan jarak dari permukaan meja ke bagian bawah kabinet atas sekitar 50–70 cm — cukup leluasa untuk bekerja tanpa khawatir kepala terbentur. Kalau kamu sedang mempertimbangkan kitchen set custom ukuran khusus untuk dapur yang tidak standar, detail jarak ini penting banget untuk dikomunikasikan sejak awal.
3. Countertop (Top Table)
Countertop adalah permukaan kerja di atas kabinet bawah — tempat kamu memotong bahan masakan, meletakkan kompor tanam, dan bak cuci piring. Material yang umum dipakai di Indonesia antara lain granit, HPL (High Pressure Laminate), dan keramik.
Pilih material yang tahan panas, anti gores, dan mudah dibersihkan. Di iklim lembap seperti Indonesia, permukaan yang kedap air juga jadi pertimbangan penting supaya bagian bawah kabinet tidak cepat lapuk.
4. Kitchen Sink (Bak Cuci)
Sink adalah area basah utama — dipakai untuk mencuci sayuran, bahan masakan, dan peralatan makan. Ukuran ideal untuk sink di dapur rumah tinggal berkisar 80–90 cm, bisa pilihan single bowl maupun double bowl.
Posisi sink sebaiknya dekat dengan area persiapan bahan dan jalur pembuangan air. Ini bukan sekadar soal estetika, tapi soal efisiensi alur kerja saat memasak sehari-hari.
5. Backsplash
Backsplash adalah lapisan pelindung dinding yang berada di antara kabinet atas dan bawah. Fungsinya melindungi dinding dari cipratan air, minyak goreng, dan noda masakan yang sulit dibersihkan.
Material yang paling umum adalah keramik dan kaca, keduanya tahan air dan gampang dilap. Selain fungsional, backsplash juga berkontribusi besar pada tampilan visual keseluruhan dapur — pilih motif yang netral agar tidak mudah bosan.
6. Cooker Hood (Penghisap Asap)
Cooker hood dipasang tepat di atas kompor dan berfungsi menyedot asap, uap, dan bau masakan agar tidak menyebar ke seluruh ruangan. Di dapur yang minim ventilasi — kondisi yang sering ditemui di rumah tapak padat atau apartemen — komponen ini nyaris wajib ada.
Ada dua tipe umum: yang dihubungkan ke saluran pembuangan luar (ducted), dan yang menggunakan filter karbon aktif tanpa saluran (ductless). Pilih sesuai kondisi konstruksi dapur kamu.
7. Laci dan Aksesori Interior Kabinet
Ini bagian yang sering dianggap sepele padahal sangat menentukan kenyamanan pakai. Laci sendok, rak panci sliding, tempat talenan built-in, hingga organizer bumbu — semuanya membantu memaksimalkan ruang penyimpanan yang ada.
Kalau kamu berencana membuat kitchen set custom untuk dapur kecil, aksesori interior ini justru jadi kunci utama agar ruang yang terbatas tetap terasa lega dan terorganisir.
Kesimpulan: Kenali Dulu, Baru Order
Memahami tiap bagian kitchen set sebelum konsultasi ke pengrajin atau produsen akan membuatmu lebih siap — tahu apa yang perlu diprioritaskan, mana yang bisa dihemat, dan mana yang tidak boleh dikompromikan. Hasilnya: dapur yang fungsional, bukan sekadar terlihat bagus di foto.
Jika kamu butuh referensi desain yang sudah disesuaikan untuk kebutuhan rumah tinggal di Indonesia, kamu bisa lihat pilihan kitchen set custom buatan lokal yang bisa dikonfigurasi sesuai ukuran dan kebutuhan spesifik dapurmu.
Dian
Content Writer. Menulis untuk belajar, dan belajar lewat menulis. Percaya bahwa setiap tulisan adalah cara sederhana untuk memahami dunia sedikit lebih baik.
Tags: