Lemari TV
Lemari TV Kayu Walnut Minimalis dengan Laci dan Rak Terbuka
Informasi Produk
Lemari TV berfinishing walnut gelap dengan kombinasi laci dan rak terbuka, cocok untuk area lounge kantor, ruang tunggu, atau lobby hospitality yang menginginkan tampilan rapi dan hangat.
Ruang lounge kantor atau lobby hotel yang tampil rapi bukan hanya soal pilihan warna atau pencahayaan — furnitur penyimpanan yang terintegrasi dengan baik justru sering menjadi penentu keseluruhan kesan ruang. Lemari TV ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut: menyatukan fungsi penyimpanan tertutup dan display terbuka dalam satu unit yang proporsional dan tidak memakan banyak ruang vertikal.
Seluruh permukaan menggunakan material kayu lapis dengan veneer walnut bertekstur alami, difinishing dengan lapisan coating matte yang menonjolkan serat kayu tanpa kesan mengkilap berlebihan. Konstruksi bodi dirancang dengan sistem laci geser di sisi kiri dan kanan, sementara bagian tengah menyediakan satu rak terbuka untuk kebutuhan display atau penempatan perangkat elektronik. Dimensi, jumlah laci, pembagian kompartemen, hingga pilihan finishing dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek — termasuk opsi warna yang berbeda atau penambahan sistem kabel manajemen di bagian belakang rak.
• Material: Plywood dengan veneer walnut
• Finishing: Coating matte, warna walnut cokelat tua
• Konfigurasi: 4 laci geser + 1 rak terbuka di tengah
• Estimasi Dimensi: P ±160 cm × L ±45 cm × T ±55 cm
• Handle: Knob minimalis (terlihat di sisi kiri atas rak terbuka)
• Kaki/Base: Plinth base (alas papan rata tanpa kaki individual)
• Opsi Kustomisasi: Dimensi, jumlah kompartemen, finishing, warna, penambahan sistem manajemen kabel
• Aplikasi: Lounge kantor, lobby hotel, ruang tunggu, area resepsionis, hospitality suite
Harga tergantung ukuran dan material. Konsultasikan kebutuhan Anda untuk estimasi akurat.
Estimasi harga sesuai ukuran
Detail spesifikasi
Produk Terkait
Pertanyaan Umum
Pemilihan material — mulai dari jenis besi/stainless untuk metal hingga jenis kayu untuk woodworking — disesuaikan dengan fungsi, tampilan, dan budget yang diinginkan. Tim akan bantu rekomendasikan opsi yang paling sesuai berdasarkan kebutuhan penggunaan produk, misalnya untuk area outdoor, indoor, atau high-traffic.
Setelah brief dan referensi diterima, tim akan membuat draft atau spesifikasi produksi untuk disetujui dulu sebelum eksekusi dimulai. Revisi di tahap ini bertujuan memastikan ukuran, material, dan finishing sudah sesuai kebutuhan sebelum proses fabrikasi berjalan.
Bisa. Anda bisa kirim gambar teknis, sketsa, atau bahkan sekadar foto referensi, lalu tim akan bantu sesuaikan ke spesifikasi produksi. Kalau belum ada desain sama sekali, konsultasi kebutuhan dan desain awal juga tersedia tanpa biaya.
Kebijakan minimum order menyesuaikan jenis produk dan kompleksitas pengerjaan, jadi paling akurat dikonfirmasi langsung saat konsultasi. Baik kebutuhan satuan untuk kebutuhan pribadi/proyek kecil maupun volume besar untuk kebutuhan bisnis bisa didiskusikan dulu.
Tidak, konsultasi kebutuhan maupun diskusi desain awal tidak dikenakan biaya dan tanpa komitmen apa pun. Anda bisa memanfaatkan sesi ini untuk menyampaikan referensi, budget, dan timeline sebelum memutuskan lanjut ke tahap produksi.
Bisa, workshop berlokasi di Kota Depok, Jawa Barat dan menerima kunjungan pada jam operasional Senin–Jumat, pukul 08.00–17.00 WIB. Disarankan menghubungi tim terlebih dulu untuk mengatur jadwal agar konsultasi lebih fokus dan efisien.
Setiap komplain terkait ketidaksesuaian dengan spesifikasi yang disepakati akan ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing kasus. Sebaiknya laporkan disertai foto/video kondisi produk agar proses pengecekan dan solusinya bisa berjalan lebih cepat.
Estimasi waktu produksi umumnya berkisar 14–21 hari kerja, tergantung kerumitan desain dan jumlah unit yang dipesan. Untuk proyek dengan volume besar atau spesifikasi khusus, tim akan infokan estimasi waktu yang lebih spesifik di awal.
Bisa, pengiriman melayani seluruh wilayah Indonesia. Biaya dan estimasi waktu kirim akan menyesuaikan lokasi tujuan, jadi bisa didiskusikan bersamaan dengan proses pemesanan.
Skema pembayaran umumnya menggunakan DP di awal sebelum produksi dimulai, dengan pelunasan mengikuti tahapan yang disepakati bersama. Detail persentase dan jadwalnya akan dijelaskan saat proses konfirmasi pesanan.
Estimasi biaya dihitung berdasarkan desain, material, ukuran, dan tingkat kerumitan pengerjaan, sehingga tiap proyek bisa berbeda. Cara paling cepat adalah konsultasikan detail kebutuhan Anda terlebih dulu agar tim bisa memberikan gambaran biaya yang sesuai.